Mitos Tentang Bayi

Rabu, 18 Maret 2015

Mitos Tentang Bayi

Mitos Tentang Bayi | Sangat banyak mitos yang beredar dilingkungan kita karena anggapan masyarakat Indonesia yang begitu kuat terhadap mitos. Mitos mencakup semua hal yang terjadi di lingkungan kita termasuk yang berhubungan dengan bayi. Sebagian besar mitos yang beredar jauh dari pemikiran logika tetapi adakalanya mitos tersebut juga betul adanya. Untuk mengklarifikasi kebenarannya berikut ini ada beberapa mitos tentang bayi yang tidak sesuai dengan teori ilmiah.

mitos tentang bayi
1. Air dingin membuat bayi kuat. Anggapan orang tua yang menyatakan jika anaknya dimandikan dengan air dingin maka tubuhnya akan semakin kuat. Hal itu tidak benar, karena pada dasarnya bayi belum mampu beradaptasi dengan suhu di luar kandungan oleh sebab itu bayi harus dimandikan dengan air hangat. Air dingin dapat membuat pembakaran di dalam tubuh serta metabolisme bayi meningkat sehingga makanan di dalam tubuh bayi bisa habis untuk mengatur suhu tubuh dan bayi akan kehabisan tenaga serta bayi akan mudah sakit.

2. Bayi yang berliur akibat ngidam tidak terpenuhi. Bayi yang berliur memang wajar, karena bayi sampai usia 4 tahun masih aktif memproduksi air liur. Namun jika anggapan bayi yang mengeluarkan air liur karena ngidam ibunya sewaktu hamil tidak terpenuhi itu tidak benar. Jika bayi mengeluarkan air liur secara berlebihan kemungkinan terjadi peradangan dan infeksi di rongga mulut, selain itu pada saat berliur bisa jadi adalah pertanda akan tumbuh gigi pada bayi.

3. Bayi yang sering berkeringat adalah bayi sehat. Bayi yang memproduksi keringat secara terus menerus dan berlebihan tidak dapat dikatakan sehat. Hal itu menunjukkan bahwa ada gangguan tertentu terhadap bayi seperti stres, fungsi kelenjar gondok yang berlebihan, rendahnya kadar gula, dan berat badan yang berlebih. Jadi sebaiknya anda sebagai orang tua lebih waspada apabila anak anda berkeringat terlalu berlebihan.

4. Bayi harus digendong. Menggendong bayi adalah kebiasaan masyarakat Indonesia. Saat digendong bayi akan merasa nyaman dan tenang namun hal itu akan membuat bayi tidak dapat melatih emosinya. Apabila otot-otot bayi sudah mulai kuat ia akan mengangkat kepala dengan sendirinya dengan begitu bayi akan melatih emosinya sendiri.

Demikian beberapa mitos tentang bayi. Semoga ulasan di atas dapat menambah informasi dan pengetahuan  secara ilmiah untuk anda.